KEAMANAN SISTEM OPERASI
SISTEM KEAMANAN KOMPUTER

Jelaskan apa fungsi dari sistem operasi !
Fungsi sistem operasi adalah sebagai perantara antara pengguna yang hanya mampu berkomunikasi dengan bahasa manusia dan perangkat komputer atau aplikasi yang hanya mampu berkomunikasi dengan bahasa mesin atau biner sehingga perangkat komputer atau aplikasi mampu menjalankan fitur dan memberikan hasil seperti yang dibutuhkan oleh pengguna.
Beberapa fungsi utama dari sistem operasi adalah sebagai berikut :
1. MENJALANKAN OPERASI DASAR
Fungsi utama dari sistem operasi adalah menjalankan operasi dasar pada komputer. Sistem ini dinilai sebagai komponen vital yang mendasari kerja perangkat lunak atau software lainnya.
Sebelum aplikasi berjalan dan dapat berfungsi pada suatu komputer, maka sistem operasilah yang memungkinkan program atau aplikasi tersebut dapat berjalan dan ditampilkan kepada pengguna atau user yang menggunakan perangkat komputer tersebut.
2. MENGATUR KERJA HARDWARE DAN SOFTWARE
Bisa dikatakan bahwa sistem operasi adalah Resource Manager dalam perangkat komputer.
Maksudnya, sistem operasi berfungsi mengontrol fungsi perangkat keras seperti memori, C, harddisk, CPU dan perangkat keras lainnya dan juga mengatur fungsi program software agar terhubung dengan perangkat keras tersebut.
3. WADAH PROGRAM ATAU APLIKASI
Aplikasi-aplikasi yang ada dikomputer memang tersimpan dalam perangkat penyimpanan akan tetapi sebenarnya aplikasi atau program tersebut berada dalam wadah yang merupakan sistem operasi itu sendiri. Aplikasi tersebut melekat pada sistem operasi dan tidak bisa berfungsi tanpa adanya sistem operasi tersebut.
4. MENYAJIKAN TAMPILAN
Tampilan yang kita lihat dilayar komputer maupun gadget adalah hasil dari pengoperasian OS atau sistem operasi. Dengan kata lain, sistem operasi memudahkan aplikasi berjalan sekaligus menampilkannya pada monitor layar komputer atau menterjemahkan bahasa pemrograman yang berasal dari CPU kemudian menampilkannya dalam bentuk teks, grafis dan tampilan lainnya yang mudah dimengerti.
Sistem operasi juga berperan sebagai suatu interface atau tatap muka antara pengguna dengan perangkat keras yang digunakannya.
5. MENGKOORDINASI KERJA PERANGKAT KOMPUTER
Selain mengatur perangkat keras dan perangkat lunak agar terhubung satu sama lain, sistem operasi juga berfungsi mengkoordinasikan segala hal didalam komputer terutama menyusun program yang sifatnya kompleks menjadi lebih sederhana dan berurutan. Sistem operasi memudahkan suatu aplikasi agar dapat bekerja dengan lebih efisien.
6. MENGOPTIMALKAN FUNGSI PERANGKAT KOMPUTER
Fungsi lain dari sistem operasi atau OS adalah mengoptimalkan penggunaan perangkat keras maupun perangkat lunak. Misalnya dalam hal mengatur waktu berfungsinya CPU, pemanggilan data yang tersimpan dalam memori harddisk, ataupun mengatur waktu yang digunakan untuk koneksi dalam terminal.
7. MENGAWASI DAN MELINDUNGI JALANNYA SUATU FUNGSI PROGRAM
Sistem operasi memungkinkan user yang memiliki hak untuk mengakses komputer menjalankan suatu program dan mengendalikan siapa yang bisa mengakses program tersebut atau yang dikenal sebagai fungsi Gate Keeper. Tidak hanya mengendalikan user dalam mengakses sistem atau program, sistem operasi juga mengawasi segala hal yang dilakukan user dalam mengakses sistem program dalam komputer.
Semua file yang tersimpan dalam komputer juga dilindungi oleh sistem operasi dan hanya bisa diakses oleh orang yang berhak mengaksesnya atau memiliki kendali atau suatu perangkat komputer. Demikian pengertian sistem operasi dan fungsi sistem operasi yang bisa dimengerti secara umum.
Jelaskan apa yang menyebabkan perlunya mengamankan sistem operasi !
- Sistem komputer yang semakin mudah diakses
- Sistem timesharing dan akses jarak jauh menyebabkan kelemahan komuniksai data
- Meningkatnya perkembangan jaringan komputer yang digunakan untuk : Sistem transfer dana elektronis, Sistem kendali lalu-lintas udara, Unit rawat intensif di rumah sakit, Dll
- Implementasi pengamanan sangat penting untuk menjamin sistem tidak diinterupsi dan diganggu.
- Proteksi dan pengamanan terhadap perangkat keras dan sistem operasi sama pentingnya.
- Sistem operasi hanya satu bagian kecil dari seluruh perangkat lunak di suatu sistem.
- Tetapi karena sistem operasi mengendalikan pengaksesan ke sumber daya, dimana perangkat lunak lain meminta pengaksesan sumber daya lewat sistem operasi maka sistem operasi menempati posisi yang penting dalam pengamanan sistem.
- Keamanan sistem operasi merupakan bagian masalah keamanan sistem komputer secara total
Sebutkan dan jelaskan bentuk-bentuk serangan terhadap sistem operasi !
- Internet Information Services (IIS)
- Microsoft SQL Server (MSSQL)
- Windows Authentication (termasuk LM Hashing)
- Internet Explorer (IE)
- Windows Remote Access Services (termasuk NetBIOS, Anonymous logon, remote registry, RPC DOM)
- Microsoft Data Access Components (MDAC)
- Windows Scripting Host (WSH)
- Microsoft Outlook & Outlook Express
- Windows Peer to Peer File Sharing (P2P)
- Simple Network Management Protocol
- BIND Domain Name System
- Remote Procedure Calls (RPC)
- Apache Web Server
- General UNIX Authentication Acounts with No Passwords or Weak Passwords
- Clear Text Services (termasuk FTP, r-service/trust relationship, Line Printer Daemon)
- Sendmail
- Simple Network Management Protocol (SNMP)
- Secure Shell (SSH)
- Misconfiguration of Enterprise Services NIS/NFS
- Open Secure Sockets Layer (SSL)
- Memungkinkan penyerang mengeksekusi perintah sebagai user lainnya.
- Memungkinkan penyerang untuk mengakses data yang berbeda dengan batasan akses untuk data tersebut.
- Memungkinkan penyerang untuk memalsukan diri sebagai pihak lain.
- Memungkinkan penyerang untuk melakukan denial of service.
Contoh Vulnerabilitas Universal :
- phf (remote command axecution sebagai user “nobody”)
- rpc.ttdbserved (remote command execution sebagai root)
- File password yang writeable secara bebas (modifikasi data penting system.
- Password default (remote command execution atau akses lainnya)
- Permasalahan denial of service yang memungkinkan seorang penyerang untuk menyebabkan blue death screen
- Smurf (denial of service dengan flooding jaringan)
- Memungkinkan penyerang melakukan aktivitas pengambilan informasi
- Memungkinkan penyerang menyembunyikan aktifitas
- Menyertakan suatu kemampuan yang berperilaku seolah-olah seperti yang diinginkan, tetapi bisa dilakukan compromise dengan mudah
- Merupakan titik masuk utama penyerang bisa melakukan usaha memperoleh akses ke system atau data
- Dianggap sebagai masalah yang berkaitan dengan kebijakan keamanan tertentu.
Contoh Exposure :
- Menjalankan service semacam finger (berguna untuk mengambil informasi, tapi membuatnya seperti “mengiklankan” system bagi penyerang)
- Setting dan konfigurasi yang tidak tepat pada kebijakan audit Windows NT
- Menjalankan service yang biasa menjadi titik serangan (misal HTTP, FTP, atau SMTP)
- Pemakaian aplikasi atau service yang bisa diserang dengan sukses memakai metode brute force.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar